Masyarakat Adat (LMA), Dewan Adat Papua (DAP), Badan Musyawarah Adat (BMA) Wilayah Nabire Dukung Komjen Pol. Drs. Paulus Waterpauw sebagai Wakil Gubernur Provinsi Papua periode 2021 – 2023

Masyarakat Hukum Adat Wilayah Saireri II

Masyarakat Hukum Adat Wilayah Saireri II

 

Nabire, TanahPapua.id, (07/08/2021) – Masyarakat hukum Adat Wilayah Saireri II yang terdiri dari Lembaga Masyarakat Adat (LMA), Dewan Adat Papua (DAP), Badan Musyawarah Adat (BMA), enam (6) kepala suku dan beberapa kerukunan – kerukunan keluarga di wilayah hukum Adat Saireri II Daerah Nabire menyatakan dukungan kepada Komjen Polisi Drs Paulus Waterpauw sebagai Wakil Gubernur Provinsi Papua melalui pergantian antar waktu (PAW) periode 2021 – 2023.

Aspirasi tersebut disampaikan pada Sabtu (31/7/2021) di Waharia Gedo Kabupaten Nabire. Masyarakat hukum adat melalui musyawarah adat sepakat mendukung Komjen Polisi Drs Paulus Waterpauw sebagai Wakil Gubernur Papua.

“Kami melihat bahwa sekarang sudah saatnya untuk memilih figur yang benar – benar dapat mengakomodir aspirasi masyarakat adat di Provinsi Papua, wilayah adat Saireri dan lebih khususnya di wilayah hukum adat Saireri II Nabire”, tutur Melkisedek Rumawi selaku Ketua Badan Musyawarah Adat (BMA) Kabupaten Nabire.

Hasil musyawarah dan penyampaian aspirsi tersebut kemudian dibacakan oleh Melkisedek Rumawi selaku Ketua Badan Musyawarah Adat (BMA) Kabupaten Nabire sebagai berikut :

1. Melihat perkembangan dinamika yang terjadi di wilayah adat Saireri II Nabire dan melihat berbagai macam ketimpangan sosial, pendidikan, ekonomi, hak – hak politik, hak – hak masyarakat adat dan hak – hak ulayat masyarakat hukum adat di wilayah Sireri II Nabire tetapi juga bersama – sama dengan kami menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum adat Saireri II Nabire.

2. Maka dengan ini kami menginginkan seorang figur pemimpin yang benar – benar bisa mengakomodir hak – hak kami sebagai masyarakat hukum adat di wilayah Saireri II dan melindungi dan paham tentang bagaimana menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Papua, tetapi juga di wilayah hukum adat Saireri dan lebih khususnya wilayah hukum adat Saireri II Nabire. Dengan ini kami telah bermusyawarah dalam bentuk musyawarah hukum adat untuk menyalurkan aspirasi kami dalam menunjuk calon Wakil Gubernur Provinsi Papua yang benar – benar mewakili hak – hak kami sebagai anak hukum adat wilayah Saireri dan wilayah adat Saireri II Nabire, maka “BERDASARKAN ASPIRASI DI ATAS DAN HASIL MUSYAWARAH BERSAMA MASYARAKAT HUKUM ADAT WILAYAH SAIRERI II NABIRE PADA TANGGAL 31 JULI 2021, MAKA KAMI DENGAN INI MENGUSULKAN KOMJEN POLISI DRS PAULUS WATERPAUW SEBAGAI WAKIL GUBERNUR PROVINSI PAPUA PERGANTIAN ANTARA WAKTU PERIODE 2021 – 2023”.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I was getting ready to go out with my friends when I got a text 80sbus.com from my boyfriend. He said he had a surprise for me and to meet him pornobold.com at his house. When I got there, he told me to take my clothes off. homefaps.com I was a little hesitant, but I did as he asked. Then he took me loaffuns.com into the bedroom and told me to lay down on the bed. He took out bluefucking.com a whip and began to whip me. It hurt, but I loved it. The pain xxxshed.com was turning me on more and more. Then he took the whip and started to eroscute.com rub it up and down my body. I could feel my pussy getting wetter and fapcase.com wetter. He finally put the whip inside of me and I came instantly.