Hadiri Peringatan Pattimura Ke-207, Pj Gubernur Papua Selatan Akui Peran Orang Maluku Terhadap Pembangunan Papua

 

Merauke, 12/05/2024, TanahPapua.id – Penjabat (Pj) Gubernur Papua Selatan, Dr. Ir. Apolo Safanpo, S.T., M.T., I.P.M., menghadiri peringatan Hari Patimura Ke-207 yang digelar Ikatan Keluarga Nusa Ina Ambon Lease Merauke, di lokasi pantai Lampu satu. Minggu (12/05/2024).

 

Apolo Safanpo sedikit mengulas biogrgrafi dan sejarah perjuangan Kapitan Pattimura sebagai Pahlawan Nasional Bangsa Indonesia.

 

“Pattimura secara Historikal, lahir pada tanggal 08 Juni tahun 1783 dan wafat pada tanggal 16 desember 1817, beliau merupakan Pahlawan Nasional yang diangkat dan ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional karena melakukan langkah-langkah sejarah yang penting dalam hidup,” ungkap Gubernur.

 

Safanpo juga menuturkan, pada tanggal 15 juni, Pattimura memimpin sebuah perang yang sangat penting dalam sejarah yaitu melawan pasukan yang dipimpin oleh Presiden Van Den Berg dan dengan gagah perkasa beliau memimpin pasukan muda dan masyarakat dengan senjata tradisional. Ia mampu dengan gemilang mengalahkan VOC pasukan belanda yang di kirim dari Ambon ke Saparua.

 

“Pada hari ini kita memperingati perang Pattimura yang terjadi di Saparua melawan pasukan Presiden Van Den Berg yang didukung oleh pasukan Belanda yang di kirim dari ambon sebanyak 300 personil, peristiwa itulah yang kita peringati pada hari ini sebagai peristiwa hari Patimura yang ke 207,” tuturnya.

 

Hari ini, 207 tahun yang lalu, kata Gubernur, Pahlawan Nasional kita, Bapa Pattimura telah mendahului kita. Telah meninggalkan kita tetapi jiwa dan semangatnya harus tetap hidup diantara generasi muda, terutama anak-anak Maluku. Saya dalam berbagai kesempatan selalu mengingatkan bahwa Tanah Papua sejak awal dilayani oleh orang-orang Maluku, baik sebagai pemerintah, petugas kesehatan, tenaga pendidikan, sebagai guru-guru agama, dan berbagai sektor pembangunan lainnya.

 

“Saya biasa bilang bahwa orang Maluku itu datang babat hutan, babat rumput, gali bedeng, tabur benih, hambur pupuk, siram-siram tanaman, dan tanaman-tanaman itu sedang tumbuh, dan sebagian hasil yang sudah bisa kita petik hari ini,” ungkapnya.

 

Apolo Safanpo selain mengakui peran dan kontribusi orang Maluku namun juga menyebut generasi Maluku memiliki tanggungjawab moral terhadap pembangunan Papua dari segala aspek.

 

“Generasi muda Maluku mempunyai tanggung jawab moral, terhadap tanah Papua, generasi muda dan masyarakat Maluku, mempunyai beban dan tanggung jawab moral untuk membangun tanah Papua dan bukan hanya tanahnya, tetapi orang-orangnya,” pungkas Apolo Safanpo.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I was getting ready to go out with my friends when I got a text 80sbus.com from my boyfriend. He said he had a surprise for me and to meet him pornobold.com at his house. When I got there, he told me to take my clothes off. homefaps.com I was a little hesitant, but I did as he asked. Then he took me loaffuns.com into the bedroom and told me to lay down on the bed. He took out bluefucking.com a whip and began to whip me. It hurt, but I loved it. The pain xxxshed.com was turning me on more and more. Then he took the whip and started to eroscute.com rub it up and down my body. I could feel my pussy getting wetter and fapcase.com wetter. He finally put the whip inside of me and I came instantly.